SENARAINEWS.COM – Kabar datang dari TVRI. Iman Brotoseno, mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebangai Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI. Ia mengaku tidak ada tekanan dalam keputusan pengunduran diri tersebut.
“Saya memutuskan mengundurkan diri agar dapat fokus pada keadaan kesehatan saya. Tidak ada tekanan politik atau ancaman kekerasan terhadap diri saya. Saya mundur murni karena alasan kesehatan,” kata Iman, dalam keterangan tertulis seperti dilansir Antara dikutip Selasa (24/2/2026).
Pengunduran diri itu disampaikan Iman Brotoseno dalam rapat mingguan yang digelar bersama seluruh jajaran direksi TVRI, Kepala Satker, dan Kepala TVRI Stasiun Penyiaran se-Indonesia di Gedung Penunjang Operasional (GPO) LPP TVRI, Jakarta.
Dewan Pengawas (Dewas) LPP TVRI menyatakan akan segera memproses pengunduran diri Iman Brotoseno tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 4/2024 tentang Perubahan atas PP Nomor 13 tahun 2005 tentang LPP Televisi Republik Indonesia dan Keputusan Dewan Pengawas LPP TVRI Nomor 1/2024 tentang Tata Kerja Dewan Pengawas dan Dewan Direksi LPP TVRI.
Dalam waktu paling lambat 14 hari setelah surat pengunduran diri tersebut, Dewan Pengawas TVRI akan melakukan sidang untuk menyetujui atau menolak permohonan tersebut.
“Kepada direksi, dan seluruh karyawan TVRI tolong agar tetap tenang, solid, dan fokus pada tugas dan fungsi masing-masing. Bekerja sebaik-baiknya untuk bersama-sama menjalankan fungsi lembaga penyiaran publik,” kata Ketua Dewas LPP TVRI Agus Sudibyo.
Sebelumnya Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Saleh Partaonan Daulay berharap agar kabar pengunduran diri Direktur Utama TVRI Iman Brotoseno tidak mengganggu kinerja lembaga penyiaran itu, khususnya persiapan siaran langsung Piala Dunia 2026. Saleh mengatakan jajaran direksi TVRI harus sigap merespons perubahan struktur lembaga penyiaran publik tersebut.








