Hadapi Piala Asia Timnas U-17 akan Diperkuat Diaspora

SENARAINEWS.COM – Menyusul penampilan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF yang gagal menembus semifinal, bakal ada perombakan di skuad binaan Kurniawan Dwi Yulianto.

Pesepakbola yang pernah merumput di Liga Italia itu memastikan bahwa Timnas U-17 akan mendapat tambahan tiga pemain diaspora untuk menghadapi Piala Asia U-17 2026.

Piala Asia U-17 bakal digelar bulan depan. Sebanyak 50 nama masuk dalam daftar untuk disleksi menjadi pemain yang akan diberangkatkan ke Piala Asia U-17 di Arab Saudi, Mei 2026 nanti.

Jangan Lewatkan :  Langka, Bunga Bangkai Indonesia Tumbuh dan Mekar di Amerika Serikat

Fokus utama tim pelatih, kata Kurniawan, adalah memastikan setiap posisi dihuni oleh pemain yang paling siap secara teknis maupun mental, termasuk mengintegrasikan para pemain diaspora yang baru bergabung.

Ketiga pemain tersebut adalah Matthew Ryan Sitorus Baker atau Matt Baker, keturunan Indonesia-Australia yang saat ini menjadi bek Melbourne City FC.

Kemudian Noah Leo Duvert, kiper keturunan Prancis-Indonesia yang saat ini berstatus sebagai pemain EPA Bali United. Lalu, Mike Rajasa Hoppenbrouwers, kiper diaspora keturunan Indonesia-Belanda dari akademi FC Utrecht.

Jangan Lewatkan :  Maklumat Muhammadiyah Bali: Takbiran di Rumah saat Nyepi

“Nah, ini dalam beberapa hari lagi kita tentu akan melakukan evaluasi terkait pemain yang ada dan di Piala Asia kita insya Allah akan ketambahan tiga pemain ada Matt Baker, ada Noah dan Mike penjaga gawang,” jelasnya dilansir CNNIndonesia.com, Senin (20/4/2026).

Kehadiran Matt Baker di lini belakang serta persaingan di sektor kiper dengan datangnya Noah dan Mike diharapkan mampu menambal celah permainan Indonesia demi meraih target maksimal di Piala Asia.

“Jadi, kita benar-benar akan memikirkan untuk 23 pemain terbaik yang akan kita bawa,” pungkas Kurniawan.

Jangan Lewatkan :  RK, Pembunuh Adik Ipar dengan Racun Potas Ditangkap di Penginapan

Seperti diketahui Timnas Indonesia U-17 meraih hasil buruk di Piala AFF U-17 2026. Tampil di publik sendiri, Garuda Muda malah gugur di fase grup dan tak bisa melanjutkan perjalanannya ke babak semifinal.

 

Tinggalkan Balasan