Sarolangun Festival Meriah, Bupati dan Wabup Ikuti Parade Batik

SENARAINEWS.COM – Bupati Sarolangun H. Hurmin dan Wakil Bupati (Wabup) Gerry Trisatwika bersama para pejabat Pemkab Sarolangun mengikuti parade batik khas daerah dalam rangka momentum Sarolangun Festival Tahun 2025 sekaligus memeriahkan hari batik Nasional, Festival Sarolangun bertambah meriah dengan tampilnya Bupati dan Wabup Sarolangun dalam fashion show parade batik, Jumat (malam) 5 Desember 2025 di Panggung Utama Sarolangun Festival, Glora Sport Center Sarolangun.

Hadir dalam acara, Ketua Dekranasda Sarolangun Ny. Hj. Risha Fitria, Ny. Ratna Shafira Nafitri Rolan, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos, M.Han beserta ibu, Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Kadisperindagkop Sarolangun Drs. H Muslihadi, M.Pd.I, Kadisparpora Sarolangun Suryadi, S.Pt, Para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, para Camat se-Kabupaten Sarolangun serta ribuan masyarakat Sarolangun.

Parade batik khas daerah kali ini digelar dengan tema “Wisata Bangkit Ekonomi Kreatif Berkembang Jago Budayo Menuju Sarolangun Maju” yang diikuti oleh Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun beserta istri, Dandim 0420/Sarko beserta istri, para Pejabat Eselon II Kabupaten Sarolangun dan Para Camat, yang menampilkan pakaian batik khas daerah Sarolangun.

Ketua Dekranasda Sarolangun Hj. Risha Fitria mengatakan kegiatan parade batik bukan hanya ajang lomba batik tetapi juga untuk meningkatkan semangat kreativitas dan ekonomi masyarakat Sarolangun.

Jangan Lewatkan :  Warga SAD Dianiaya, Dipukul dengan Kayu, Pelaku Sudah Ditangkap

Menurutnya, Batik bukan hanya sekedar selembar kain, sejatinya batik sebagai identitas warisan leluhur dan kebanggaan daerah, tiap goresan motif menghadirkan cerita tentang alam Sarolangun, tentang adat istiadat, tentang sejarah yang mempersatukan masyarakat Sarolangun .

”Melalui parade ini kita buktikan bahwa Sarolangun kaya akan motif batik, unik dan indah-indah,” ucap Ketua Dekranasda Sarolangun Risha Fitria.

Selaku Ketua Dekranasda Sarolangun, Risha Fitria berkomitmen penuh untuk terus mendorong pengrajin lokal agar mampu berkembang, bermotivasi dan berdaya saing baik di tingkat Kabupaten, Provinsi, Nasional bahkan kancah internasional.

”Kita ingin para pengrajin tidak hanya dikenal secara lokal tapi juga menembus pasar nasional bahkan internasional, karena itu, berbagai pelatihan, pendampingan serta fasilitas pemasaran terus kita lakukan bersamaan dengan Pemerintah Kabupaten Sarolangun,” ujarnya.

Risha menyebut tema parade batik ini yaitu membangkitkan ekonomi kreatif, ini bukan sekedar slogan, Dekranasda Sarolangun berkomitmen menjadikan ekonomi kreatif sebagai sumber penguatan ekonomi masyarakat. Menurut Risha Fitria, ketika pengrajin tumbuh, UMKM berkembang dan kreativitas diberi ruang, maka roda ekonomi akan bergerak, membuka lapangan kerja dan tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Jangan Lewatkan :  Safari Jumat Berkah di Mekar Tanjung, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Beberapa Hal

”Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat serta panitia komunitas desaign pelajar serta generasi muda sarolangun, dan anak-anak duta pariwisata,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan bahwa kegiatan parade batik, tema parade batik kali ini bukanlah sekedar rangkaian kata tetapi cita-cita dan komitmen bersama untuk membangkitkan potensi wisata dan ekonomi kreatif masyarakat Sarolangun.

Cita-cita dan komitmen bersama itu adalah, Pertama; Wisata bangkit, menjadikan wisata sebagai destinasi yang menarik dengan mengandalkan kekayaan alam dan budaya lokal.

Kedua, ekonomi kreatif berkembang, semua lapisan masyarakat harus mendukung para perajin dan pelaku usaha termasuk perajin batik Sarolangun agar produk lokal Sarolangun mampu bersaing dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dan ketiga, Jago budaya menuju Sarolangun maju, hal ini sebagai upaya melestarikan dan mengembangkan warisan budaya leluhur, salah satunya adalah seni membatik.

”Oleh karena itu, sungguh membanggakan, kita akan melihat Pak Wabup beserta istri, Pak Dandim beserta istri dan para pejabat eselon 2 dan para Camat juga ikut serta dalam parade batik ini, menggunakan dan mempromosikan corak-corak khas batik Sarolangun,” ucap Bupati Hurmin.

”Ini adalah wujud nyata dan komitmen kepemimpinan kita untuk memasyarakatkan dan mencintai produk daerah sendiri. Corak Motif yang terinspirasi dari kearifan lokal khas daerah kita seperti durian pecah, seluang mudik dan corak lainnya memiliki potensi yang sangat luar biasa,” ujarnya.

Jangan Lewatkan :  Bupati Hurmin Imbau Warga Sarolangun Waspada Bencana Hidrometeorologi

Bupati Hurmin juga mengatakan bahwa Batik bukan hanya selembar kain, tetapi adalah media bercerita tentang sejarah alam dan identitas orang Sarolangun. Maka, melalui Sarolangun Festival 2025 diharapkan para pengrajin batik mendapatkan panggung dan apresiasi, terciptanya konektivitas antara budaya pariwisata dan ekonomi, generasi muda termotivasi untuk belajar dan mewarisi seni membatik.

”Mari kita jadikan parade batik ini sebagai ajang untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat. Siapa lagi kalau bukan kita mempromosikan dan membanggakan hasil karya batik-batik para pengrajin kita sarolangun,” imbuhnya, dan langsung membuka parade batik.

Dalam fashion show Parade batik, Bupati Sarolangun, H. Hurmin beserta ibu Ny. Hj. Risha Fitria, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, beserta ibu Ny. Ratna Shafira Nafitri, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto beserta istri, para pejabat eselon II, Para Camat beserta masing-masing istri tampil memukau dengan mengenakan busana batik khas Sarolangun yang disambut tepuk tangan yang membahana di lokasi acara.