Terdampar di Perairan Sungai, Ikan Paus 10 Meter Akhirnya Mati

SENARAINEWS.COM – Upaya warga untuk menyelamatkan seekor ikan paus yang terdampar di Perairan Desa Sungai Sonor, perbatasan Kecamatan Cengal dan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, gagal. Ukuran dan bobot yang besar membuat warga kesulitan membawanya kembali ke laut sehingga ikan paus tersebut mati.

Dari video yang beredar terlihat warga berusaha menolong ikan tersebut untuk kembali ke laut lepas dengan menarik buntut ikan menggunakan tali yang ditarik menggunakan speedboat. Setelah ikan berhasil ditarik sedikit ke bagian tengah di air yang lebih dalam, warga terlihat bergembira.

Jangan Lewatkan :  Penyerahan DIPA dan TKD 2025, Pesan Gubernur Al Haris: Gunakan Anggaran APBD dengan Bijaksana

“Namun, warga kesulitan karena ikan tersebut berukuran besar dan sangat berat sehingga tidak tertarik. Namun, dengan usaha keras warga, akhirnya ikan tersebut berhasil digiring ke tengah,” kata Eka Mardia Camat Sungai Menang.

Dia mengatakan, awalnya warga yang sedang mencari ikan melihat benda besar berwarna hitam mengapung di sungai. Warga berusaha mendekat dan menemukan ternyata itu adalah seekor ikan paus berukuran besar.

Namun, usaha warga menyelamatkan ikan besar tersebut supaya kembali ke laut lepas ternyata sia-sia. Informasi didapat ikan tersebut mati. Dari video amatir yang beredar, terdengar suara pria yang mengatakan bahwa ikan tersebut sudah mati. “La mati nian ikan ini, kami kontrol dari tadi sudah timbul tenggelam,” katanya.

Jangan Lewatkan :  Tim SAR Cari 1 ABK Pompong yang Terbalik dihantam Ombak di Perairan Tengah Pangkal Duri

Keterangan Camat Cengal Sementara itu, Camat Cengal, Gatot Holden, yang wilayahnya juga menjadi tempat ditemukan ikan tersebut mengatakan, berdasarkan laporan Kades Sungai Somor, Nedi Kusanti, pada hari Selasa kemarin sekitar pukul 16.00 WIB, paus yang terdampar di Perairan Somor ditemukan sudah mati dan bangkainya berada di Perairan Somor. “Iya Pak, dari laporan kepala desa setempat ikan tersebut sudah mati,” jelasnya melalui sambungan telepon, Kamis (19/2/2026). Diketahui, sudah dua kali ini ikan paus terdampar di wilayah Perairan Pantai Timur Ogan Komering Ilir. Sebelumnya, pada bulan Januari 2021 lalu, seekor ikan paus sepanjang 7 meter dengan berat 500 kg juga terdampar di Sungai Kong Desa Pedada Kecamatan Tulung Selapan OKI. Saat itu, ikan terjebak di lumpur sungai yang pekat. Namun, berkat pertolongan warga, ikan paus tersebut dapat diselamatkan dan kembali ke laut lepas.