Pemkot Jambi Dampingi Balita 3 Tahun Penderita Leukimia

SENARAINEWS.COM – Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha mengunjungi anak tiga tahun yang menderita leukemia dan dirawat di RSUD Raden Mattaher, Kamis (5/3/2026). Diza ingin memastikan memastikan Pemkot Jambi hadir dan penanganan medis diterima dengan baik.

Bocah yang biasa disapa Cia itu dirawat intensif di ruang ICU RSUD Raden Mattaher Jambi sejak beberapa hari terakhir. Orang tua Abrina, Pernandes Sihombing, mengaku sangat terharu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah terhadap kondisi anaknya.

“Saya sebagai masyarakat kecil sangat senang diperhatikan. Tadi Pak Wakil Wali Kota juga ingin membantu kami, termasuk menindaklanjuti kemungkinan anak kami dirujuk berobat ke Jakarta atau Palembang,” ujar Pernandes.

Jangan Lewatkan :  Peringatan Isra Mi’raj Sekaligus Pelepasan Purna Tugas Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Timur

Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha mengatakan kunjungannya ke RSUD Raden Mattaher bertujuan melihat langsung kondisi anak yang didiagnosis awal menderita leukimia tersebut. “Anak ini baru berusia tiga tahun. Kami tentu sangat prihatin atas musibah yang dialami. Atas nama Pemerintah Kota Jambi kami siap membantu dalam pendampingan sesuai dengan kapasitas kami,” kata Diza dilansir Tribunjambi.com.

Ia menegaskan, apabila nantinya pasien harus dirujuk ke luar daerah seperti Jakarta atau Palembang, Pemkot Jambi siap membantu berbagai kebutuhan keluarga selama proses pengobatan.

“Jika Cia dirujuk ke Jakarta atau Palembang, kami akan membantu mulai dari konsumsi hingga tempat tinggal selama menjalani pengobatan,” jelasnya.

Jangan Lewatkan :  Temui Dubes India, Maulana Ingin Wujudkan The Little India di Kota Jambi

Untuk membantu biaya pengobatan, Pemerintah Kota Jambi juga memanfaatkan program Kartu Jambi Bugar agar pasien bisa mendapatkan layanan kesehatan yang maksimal, termasuk jika harus dirujuk ke luar Provinsi Jambi.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Jambi Yunita Indrawati mengatakan pihaknya langsung turun tangan setelah menerima laporan dari tim lapangan mengenai kondisi keluarga pasien yang kesulitan biaya pengobatan.

“Setelah tim turun langsung ke rumah, diketahui anak tersebut belum memiliki jaminan kesehatan. Kami langsung mengurus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM),” kata Yunita.

Jangan Lewatkan :  Bupati Sarolangun Hurmin Buka Bupati Cup III 2025 , 11 Kecamatan Berpartisipasi

Selain itu, pemerintah juga telah membantu pengurusan akses layanan kesehatan melalui program Jambi Bugar agar pasien bisa mendapatkan perawatan yang dibutuhkan.

Yunita menjelaskan, berdasarkan pengecekan data, keluarga pasien termasuk dalam kategori masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah.
“Keluarga ini masuk dalam data desil 1 sampai 5, dan kepala keluarga bekerja serabutan,” jelasnya.

Ia menegaskan, apabila nantinya pasien harus dirujuk ke luar daerah, Pemerintah Kota Jambi siap memfasilitasi kebutuhan transportasi hingga rumah singgah bagi keluarga selama proses pengobatan.

“Kami dari Pemerintah Kota Jambi akan terus melayani masyarakat. Jika ada laporan seperti ini, tentu akan langsung kami tindak lanjuti,” pungkasnya.